Tampilkan postingan dengan label ultragpr. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ultragpr. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Januari 2016

Metode GPR untuk Identifikasi Batubara dengan Frekuensi 10MHz

coal2-1
Identifikasi batubara dengan menggunakan metode GPR sudah lama (2008) kami lakukan, baik dari karakter, struktur dan lainya sangat banyak membantu untuk tahap eksplorasi terutama ketika ada pengembangan, pengecekan kemenerusan outcrop dan lainya.
Survey GPR sendiri sangat cepat dan mudah sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk tahap eksplorasi dan juga biaya yang lebih murah dibandingkan dengan bor yang rapat.
Identifikasi batubara sendiri bisa didekati dengan pendekatan analisis spectrum, korelasi data logging dan kemenerusan secara geologi. Interpretasi gabungan ini akan memvalidasi data yang sudah ada sehingga keyakinan akan bertambah.
Pola yang terlihat pada data bahwa lapisan itu batubara adalah kemenerusan yang jelas, sehingga membedakan antara sedimen di sekitarnya.

Email: seisxplore@gmail.com
Wordpress: seisxploresurvey.wordpress.com
HP: 082114266358

Selasa, 05 Januari 2016

Identifikasi Kemenerusan Batubara dengan Metode GPR/Georadar

Kemenerusan Batubara dari Data Georadar

Identifikasi batubara dengan menggunakan metode GPR sudah lama (2008) kami lakukan, baik dari karakter, struktur dan lainya sangat banyak membantu untuk tahap eksplorasi terutama ketika ada pengembangan, pengecekan kemenerusan outcrop dan lainya.
Survey GPR sendiri sangat cepat dan mudah sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk tahap eksplorasi dan juga biaya yang lebih murah dibandingkan dengan bor yang rapat.
Identifikasi batubara sendiri bisa didekati dengan pendekatan analisis spectrum, korelasi data logging dan kemenerusan secara geologi. Interpretasi gabungan ini akan memvalidasi data yang sudah ada sehingga keyakinan akan bertambah.
Pola yang terlihat pada data bahwa lapisan itu batubara adalah kemenerusan yang jelas, sehingga membedakan antara sedimen di sekitarnya.


Email: seisxplore@gmail.com
Wordpress: seisxploresurvey.wordpress.com
HP: 082114266358

Selasa, 20 Oktober 2015

Interpretasi Lapisan Nickel Laterite dengan Data UltraGPR atau Metode GPR


Interpretasi Data GPR untuk identifikasi sebaran limonite, saprolite dan rocky Saprolite


Email: seisxplore@gmail.com
Wordpress: seisxploresurvey.wordpress.com
HP: 082114266358

Perbandingan Alat GPR antara UltraGPR, Mala RTA 25MHz, GSSI 40 dan 80 MHz

team2
Mala RTA 25MHz
u6
Contoh GSSI 200MHz dan 400MHz
akusisi2
UltraGPR 10MHz
Seperti halnya data yang dihasilkan dari alat Mala RTA 25MHz, GSSI frekuensi 80 dan 40 MHz, ultra GPR juga mempunyai karakter yang sama yaitu menembakan gelombang dari transmitter ke receiver setelah melalui medium di bawah permukaan bumi dan medium udara maka gelombang di rekam berupa amplitude-amplitude yang mengindikasikan adanya sifat fisis dari tiap batuan yang di lewati sepanjang travel time. Sifat fisis yang biasa dihitung untuk analisis kecepatan dn kedalaman adalah kontstanta dielektrik, konduktivitas dan resistivitasnya.
Perbedaan dari produk Mala, GSSI dan UltraGPR sendiri terdapat pada skin depthnya (penetrasi kedalamanya), dengan kondisi yang homogen relatif tidak berubah komposisi batuanya, Mala RTA 25MHz bisa mencapai target maksimum 30m-50m, sedangkan untuk GSSI frekuensi 40MHz mencapai target 25m-35m, sedangkan untuk UltraGPR bisa mencapai target maksimum 100m-160m. Perbedaan kedalaman dan resolusi tersebut lebih karena frekuensi yang digunakan berbeda dan juga stack dan sampling frekuensi dari tiap-tiap trace berbeda jauh sehingga UltraGPR lebih dalam untuk penetrasinya dan juga resolusi baik vertikal atau horizontalnya.
Selain itu, UltraGPR juga mempunyai keefektifan yang terbaru dibanding alat-alat lainya, yaitu hasil rekaman yang masuk ke kontrol display sudah menggunakan perangkat android dengan koneksi bluethooth sebagai koneksi antara kontrol display, system unit, receiver-transmitter dan GPS.


Email: seisxplore@gmail.com
Wordpress: seisxploresurvey.wordpress.com
HP: 082114266358

Senin, 12 Oktober 2015

Real time Interpretasi Data menggunakan UltraGPR

l15l18
Hasil Interpretasi Data UltraGPR
Pengolahan data UltraGPR bisa langsung dilakukan setelah selesai melakukan pengukuran karena integrasi antara komponen dan perangkat software yang sudah bagus sehingga dalam waktu singkat bisa diketahui kedalaman, ketebalan dan lainya.
Konversi time to depth sendiri dilakukan langsung dengan menghitung angle dari hyperbole data yang sudah d ukur sehingga kecepatan dari tiap lapisan bisa langsung diketahui tanpa harus melakukan kalibrasi dan korekasi terhadap lapisan sampel.


Email: seisxplore@gmail.com
Wordpress: seisxploresurvey.wordpress.com
HP: 082114266358

Selasa, 06 Oktober 2015

Interpretasi lapisan soft dan hard eksplorasi nickel laterit (limonite dan saprolite serta bedrock) dari survey UltraGPR


Interpretasi limonite, saprolite dan bedrock dengan UltraGPR
Seperti halnya data yang dihasilkan dari alat Mala RTA 25MHz, GSSI frekuensi 80 dan 40 MHz, ultra GPR juga mempunyai karakter yang sama yaitu menembakan gelombang dari transmitter ke receiver setelah melalui medium di bawah permukaan bumi dan medium udara maka gelombang di rekam berupa amplitude-amplitude yang mengindikasikan adanya sifat fisis dari tiap batuan yang di lewati sepanjang travel time. Sifat fisis yang biasa dihitung untuk analisis kecepatan dn kedalaman adalah kontstanta dielektrik, konduktivitas dan resistivitasnya.
Perbedaan dari produk Mala, GSSI dan UltraGPR sendiri terdapat pada skin depthnya (penetrasi kedalamanya), dengan kondisi yang homogen relatif tidak berubah komposisi batuanya, Mala RTA 25MHz bisa mencapai target maksimum 30m-50m, sedangkan untuk GSSI frekuensi 40MHz mencapai target 25m-35m, sedangkan untuk UltraGPR bisa mencapai target maksimum 100m-160m. Perbedaan kedalaman dan resolusi tersebut lebih karena frekuensi yang digunakan berbeda dan juga stack dan sampling frekuensi dari tiap-tiap trace berbeda jauh sehingga UltraGPR lebih dalam untuk penetrasinya dan juga resolusi baik vertikal atau horizontalnya.
Selain itu, UltraGPR juga mempunyai keefektifan yang terbaru dibanding alat-alat lainya, yaitu hasil rekaman yang masuk ke kontrol display sudah menggunakan perangkat android dengan koneksi bluethooth sebagai koneksi antara kontrol display, system unit, receiver-transmitter dan GPS.


Email: seisxplore@gmail.com
Wordpress: seisxploresurvey.wordpress.com
HP: 082114266358

Selasa, 18 Agustus 2015

Sebaran Ketebalan Nickel Laterite,Saprolite,Limonite,Bedrock dari Interpretasi Data GPR/Georadar





Email: seisxplore@gmail.com
Wordpress: seisxploresurvey.wordpress.com
HP: 082114266358

Identifikasi Nickel Laterite/Limonite.Saprolite,Bedrock dalam Data Logging Geofisika





Profile Geologi Nickel Laterite

Data logging 1


Data logging 2


Data Logging 3


Email: seisxplore@gmail.com
Wordpress: seisxploresurvey.wordpress.com
HP: 082114266358

Eksplorasi Nickel Laterite Menggunakan Metoge GPR/Georadar

 
Model Geologi Nickel Laterite

Hasil Interpretasi Data GPR dengan Data Bor

Korelasi Data Bor dengan Data Stratigrafi GPR







Email: seisxplore@gmail.com
Wordpress: seisxploresurvey.wordpress.com
HP: 082114266358

Jumat, 14 Agustus 2015

UltraGPR

Ultra GPR adalah GPR dengan resolusi tinggi dengan teknologi terbaru yang di terapkan untuk mendapatkan kedalaman yang lebih sehingga kebutuhan akan survey subsufrace dapat diatasi. Kelebihan dari UltraGPR sendiri dibandingkan dengan MALA dan GSSI terletak pada skin depth-nya(penetrasi),jika MALA dengan frekuensi 25MHz-nya hanya bisa menembus kedalaman 40-60m untuk kondisi normal,sedangkan untuk GSSI dengan frekuensi terendah 40MHz hanya menembus kedalaman 30-35m untuk kondisi normal,sedangkan Ultra GPR dengan frekuensi yang lebih rendah bisa menembus kedalaman 120m untuk kondisi normal.
Kendala di GPR untuk daya tembus kedalaman tergantung pada komposisi lapisan batuan yang bisa menjadi penghambat atau atenuasi gelombang sehingga penetrasi gelombang yang dipancarkan akan tidak maksimal, data yang dihasilkan umumnya akan terlihat lebih rendah kedalamanya bisa jadi hanya setengah dari kedalaman maksimum yang bisa alat tampilkan pada hasil dari hasil maksimal.
Ultra GPR sendiri selain mempunyai keunggulan di teknologinya juga dalam pengambilan data di lapangan. Ultra GPR sudah menggunakan sistem android sehingga operator tidak susah-susah untuk membawa display laptop dan memudahkan pengiriman data secara real time ke pusat pengolahan data. Tentu ini menjadi keuntungan tersendiri karena QC(Quality Control) dari data akuisisi akan lebih terjamin dan mengurangi kesalahan dalam pengambilan data.
Beberapa eksplorasi atau survey yang bagus menggunakan UltraGPR ini adalah:
  • Eksplorasi Batubara
  • Eksplorasi Mineral seperti mangan,pasir besi,biji besi,nikel/laterit,bauksit,aluvial,geologi subsurface dan lainya
  • Arkeologi
  • Kedalaman dasar rawa dan danau
  • Identifikasi bedrock untuk eksplorasi seismik
  • Pengembangan area tambang
  • dll
Ultra GPR sudah berpengalaman di berbagai negara dengan berbagai kebutuhan survey seperti pada rincian di atas, berikut adalah contoh-contoh yang sudah dilakukan:

  • Nickel Laterite
  • Bouksit
  • Arkeologi
  • Ruang Bawah Tanah
  • Geoteknik
  • Geologi Bawah Permukaan
  • Aluvial
  • Biji Besi
  • Batubara
  • Daerah Statik untuk Eksplorasi Seismik

Gag Island               BHBBilliton                   Indonesia
Jira River                 Weda Bay Minerals      Indonesia
Kolonodale              PT Bildan                      Indonesia
Long Ikis                  PT Bildan                     Indonesia
Maba East               PT Position                   Indonesia
Pinto                       Weda Bay Minerals       Indonesia
Santa Monica     Weda Bay Minerals           Indonesia
Soroako                   PT INCO                      Indonesia
Wowoni                Solway Group                  Indonesia
Waturapa              PT PIP                            Indonesia
Kendari               PT Jagat Rayatama          Indonesia
IUP 704          PT Adi Kartiko Peratama       Indonesia
HengJaya           Nickel Mines Ltd               Indonesia
Mulia                    PT Bartra Putra               Indonesia
La Sampala              Sherritt                        Indoensia